TEACHERS BLOG

MENCARI SOSOK PAHLAWAN MASA KINI

Setiap tanggal 10 November, masyarakat Indonesia akan di ajak untuk mengingat kembali ke masa lalu , ketika heroism para pejuang dengan tanpa pamrih berusaha untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan yang berhasil di proklamasikan tanggal 17 Agustus 19945.  Tanggal 10 November menjadi momentum perjuangan yang luar biasa demi mempertahankan harga diri dan martabat sebagai bangsa yang merdeka. Gelora perjuangan berkumandang diseluruh penjuru tanah air. Semangat nasionalisme mempersatukan seluruh masyarakat yangsecara geografis terbagi-bagi oleh lautan luas tapi mampu diesatukan oleh sebuah semangat juang yang sangat tinggi. Kota Surabaya menjadi saksi bagaimana heroiknya bangsa Indonesia untuk membela tanah air yang akan kembali di kuasai oleh sebuah tragedy kemanusiaan dan kebangsaan  yang disebut kolonialisme.

Indonesia kini sudah merdeka, namun selalu saja muncul pertanyaan besar saat ini yang berhubungan dengan mempertahankan eksisitensi Negara yaitu masihkan kita membutuhkan sosok pahlawan di kehidupan kita saat ini. Masihkah kita membutuhkan semangat heroism di tengah masyarakat yang sudah merdeka dan berdaulat secara fisik. Tentu saja jawabannya IYA. Karena, arti Kepahlawanan saat ini sudah mulai berkembang, bukan hanya berarti figure yang mampu menggerakan massa untuk berperang atau sosok yang mampu memberikan jiwa raga tanpa pamrih demi bangsa akan tetapi lebih luas kepahlawanan saat ini mengandung arti sosok yang mampu memberikan isnpirasi bagi pihak lain untuk menjadi lebih baik dan lebih berguna dalam hidupnya. Olh karena itu istilah pahlawan akhirnya berkembang mengikuti maknanya seperti pahlawana pendidikan, pahlawan olah raga, pahlawan kemanusiaan bahkan ada yang berkonotasi negative seperti pahlawan kesiangan.

Tantangan saat ini memang tidak seperti tantangan masa perlawanan dahulu yang dihadapkan pada musuh yang nyata. Tantangan saat ini justru lebih berat karena memiliki dimensi semu yang sulit untuk diwujudkan dalam bentuk konkrit. Seperti: Kemiskinan, kebodohan,  kemunduran moralitas pada generasi muda, adalah hanya sedikit contoh dari sekian banyak tantangan yang sedang menghadang bangsa ini. Hal tersebut apabila tidak di tanggulangi sejak dini akan menjadi bom waktu terhadap kehancuran bangsa ini ke dalam titik nadir yang paling dalam. Eksisitensi Negara menjadi pertaruhan, lalu sosok kepahlawanan seperti apakah yang kita butuhkan pada masa kini? Khusunya dalam menyelamatkan generasi muda sebagai generasi penerus bangsa

Sebagai sebuah Negara yang berkembang, suka tidak suka, mau tidak mau akhirnya kita masuk dalam pergumulan era globalisasi. Era yang memaksa kita pada perubahan yang besar baik dalam bidang fisik maupun psikis. Konsekuensi dariperubahan besar itu adalah munculnya pergeseran karakteristik bangsa. Itulah yang saat ini sedang dialami oleh masyarakat Indonesia khususnya generasi muda. Generasi muda yang akan menjadi penerus tongkat estafet kepemimpinan seperti terserabut dari akarnya, mulai lupa akan jati dirinya  tenggelam dengan arus hedonism dan konsumerisme. Akibat yang paling dahsyat adalah terjadinya degradasi moral.

Generasi muda kita mulai akrab dengan pola budaya yang sesungguhnya sangat bertentangan dengan karakteristik nilai bangsa Indonesia. Banyak generasi muda yang mulai lupa akan nilai-njilai atau norma-norma yang selama ini menjadi pedoman hidup bangsa Indonesia. Hal tersebut lebih diperparah dengan tingkah polah public figure yang cenderung meremehkan hal-hal yang principil seperti yang telah dilakukan oleh zaskia Gotik yang mempermainkan Pancasila. Generasi muda kita saat ini menjadi generasi yang permisif terhadap nilai-nilai asing yang salah dengan dalih kemodernan dan adaptasi perkembangan. Apakah semua ini akan kita biarkan generasi muda kita terus tergerus oleh nilai-nilai yang secara bombastis masuk ke tatanan kehidupan kita. Oleh karena itu sosok pahlawan yang saat ini kita butuuhkan adalah sosok pahlawan yang mampu menjadi inspirasi dan mampu  membawa generasi muda kita ke arah yang lebih baik yang tetap berada dalam koridor nilai-nilai ketimuran

Generasi muda akan selalu haus akan sesuatu yang  baru, mereka adalah generasi yang rentan terpengaruh . oleh karena itu  pendidikan menjadi tameng bagi mereka untuk tidak terjerumus ke dalam godaan hidup hedonism. Akan tetapi pendidikan seperti apakah yang akan mampu mengubah dan mempertahankan karakteristik generasi muda kita jawabanya adalah pendidikan yang dapat mengedepankan karakter kebangsaan.

Pendidikan berdasarkan lingkungannya dapat dibedakan menjadi 3 bentuk yaitu pendidikan formal, non formal dan informal. Pendidikan formal adalah pendidikan yang dilalui oleh setiap peserta didik mulai dari jenjang TK, SD sampai ke Perguruan tinggi. Pendidikan non formal adalah pendidikan yang diperoleh generasi muda bukan melalui lembaga pendidikan resmi melainkan melalui kehidupan dan pergaulannya di masyarakat sedangkan pendidikan informal adalah pendidikan yang diperoleh di lingkungan keluarganya

3 jenis pendidikan ini tidak kalah perannya dalam membangun generasi muda yang berkarakter. Pendidikan informal di dalam keluarga merupakan basic dari penanaman karakter itu sendiri. Setiap anak yang dilahirkan ke dunai akan tumbuh dan berkenang ememperlihatkan karaketisrtik yang hampir sama dengan karakter orang tuanya. Karena orang tua merupakan tempat pendidikan pertama dan utama bagi setiap anak.

Orang tua akan menjadi role model yang paling nyata bagi mereka. Kita sering lihat tingkah laku anak akan meniru tingkah laku ibu dan ayahnya  dan bahkan cenderung identik dengan tingkah laku keduanya. Karena anak akan senantiasa mengitimasi kedua orang tuanya. Berdasarkan hal tersebut, Sebagai orang tua yang bertanggungjawab tentunya harus mampu menjadi role model yang baik bagi anak-anaknya. Orang tua harus mampu membagi waktu untuk kepentingan kantor dan kepentingan keluarga sehingga perhatian terhadap keluarga tidak tergadaikan. Orang tua yang bijak dan selalu menjaga komunikasi dengan anak-anaknya akan dianggap sebagai hero/pahlawan bagi anaknya ketika dirinya mampu berbagi waktu secara adil dengan dirinya hanya untuk sekedar menjadi teman bermain.

Begitu pula dengan pendidikan di lingkungan masyarakat. Tokoh masyarakat yang mampu menjadi model dan inspirator bagi generasi muda untuk meraih kesuksesan akan menjadi pahlawan bagi generasi muda tersebut. Tokoh masyarakat selalu dituntut untuk menjaga sikap dan pembicaraan di tengah publik. Kehati—hatian tokoh dalam membicarakan suatu persoalan ke masyarakat akan menjadi contoh yang baik bagi generasi muda. Suka tidak suka tokoh masyarakat akan dianggap sebagai malaikat yang tidak boleh salah dalam bersikap dan berbicara, salah sedikit dalam bertindak atau berbicara misalkan akanmenimbulkan ketidak percayaan masyarakat seperti kasus yang terjadi pada Gubernur DKI Jakarta yang sekarang  terbelit persoalan karena tidak mampu menjaga lisannya. Oleh karena itu tokoh masyarakat akan menjadi pahlawan apabila mampu bersikap,, bertindak dan berbicara yang baik di tengah masyarakat sehingga dapat memberikan ketentraman di tengah masyarakat.

Sedangkan di lingkungan pendidikan formal, guru akan selalu menjadi pengganti orang tua kedua bagi anak adalah pahlawan bagi anak didiknya. Oleh karena itu guru yang mampu menjadi inspirator bagi peserta didiknya merupakan sosok pahlawan bagi generasi muda. Guru yang baik adalah guru yang mampu berperan ganda tidak hanya sebagai pentransfer ilmupengetahuan akan tetapi juga mampu mendidik pserta didik sehingga memiliki karakter yang baik. Oleh karena itu guru juga dapat dijadikan sebagai pahlawan pendidikan generasi muda yang sangat dibutuhkan jiwa heroism nya di tengah serbuan paradigm nilai yang bertentangan

Kesimpulannya, kita semua dapat menjadi pahlawan di era masa kini selama kita mampu menjadi inspirator bagi pihak lain untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Oleh Karena itu guru yang baik akan dengan tanpa pamrih melaksanakan tugasnya  sebagai pengajar sekaligus pendidik  yang baik. Oleh karna itu mari menjadi model yang baik untuk menjadi pahlawan bagi lingkungan kita sendiri khususnya bagi orang-orang yang kita cintai. Selamat hari pahlawan.

.

Sambutan Kepala Sekolah

Bismillah hirrahmanirrahim, Assalamu Alaikum Warahmatullah Wabarakatuh.

 

Pada kesempatan ini saya ingin sampaikan beberapa informasi tentang SMP Negeri 1 Bogor, diawali dengan history secara singkat bahwa SMP Negeri 1 Bogor secara lembaga sebetulnya sudah ada sejak zaman belanda yaitu pada tahun 1898 dengan nama MULO dan pada tahun 2004 dinyatakan sebagai Sekolah Standar Nasional atau SSN, nah dari situ SMP Negeri 1 Bogor mengembangkan diri menjadi Sekolah Bertaraf Internasional.


SMPN 1 Kota Bogor merupakan salah satu sekolah negeri terfavorit di Kota Bogor, juga dijadikan Sekolah Rujukan dan Sekolah Model Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), memiliki program dalam mendidik peserta didik untuk dapat tetap unggul dan berkarakter. Oleh karena itu kami berupaya bekerja sama dengan komite dan semua pihak agar penerapan yang sudah baik ini bisa dipertahankan. Untuk itulah kami sampaikan harapan kepada semua pihak baik pada guru, pendidik dan tenaga kependidikan, komite, para orang tua, pemerintah daerah, dinas pendidikan kota, provinsi dan kementrian pendidikan dan kebudayaan nasional agar terus memberikan dukungan secara moril maupun materil sehingga SMP Negeri 1 Bogor tetap menjadi yang terbaik, bukan hanya di kota bogor tetapi kami ingin yang terbaik secara nasional.


Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi serta teknologi transportasi menyebabkan dunia menjadi semakin cepat. Migrasi manusia pada saat ini dari satu tempat ke tempat lain dapat bergerak masal dalam waktu yang singkat. Kontak manusia berkembang dalam dunia tanpa batas. Setiap negara membangun daya saing untuk mewujudkan keunggulan sumber daya manusia pada persaingan kehidupan tingkat lokal, nasional, dan global.


Dengan adanya website ini, semoga menjadi sumber informasi dan komunikasi kepada orang tua peserta didik dan masyarakat umum  lainnya mengenai kegiatan-kegiatan yang ada di SMPN 1 Bogor, mulai dari prestasi yang dihasilkan, kegiatan pembiasaan, kegiatan ekstrakurikuler, dll. Dan apa yang menjadi harapan bersama untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan di SMPN 1 Bogor sehingga menjadi yang terbaik, bukan hanya di kota bogor tetapi juga yang terbaik secara nasional dapat tercapai.


Demikian harapan kami, mudah-mudahan menjadi kenyataan. Bilahi Taufiq Wal Hidayah, Wassalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

.